|
“INDONESIA TUJUAN UTAMA BLACK MARKET NARKOBA” |
 Kenyataan bahwa Indonesia menjadi tujuan utama pasar gelap (black market) narkoba didasari pada beberapa realita antara lain bahwa pintu masuk yang sangat terbuka dan banyak pintu masuk, rekrutmen kurir yang mudah dan murah, serta banyaknya pecandu di negeri ini. “ Selain itu juga karena keuntungan yang didapat di Indonesia sangat besar. Bandingkan harga shabu di Malaysia yang “hanya” 450 juta/kg dengan harga di Indonesia yang bisa mencapai 1,2 milyar/kg. Itulah sebabnya Indonesia menjadi surga bagi para pengedar narkoba internasional,” ungkap Santoso SH MH, Kepala Bidang Badan Narkotika Nasional Propinsi Jawa Tengah saat menjadi pembicara pada acara Kuliah Umum di UM Magelang hari Rabu, 24 Januari 2012 di Aeditorium UM Magelang. Dalam kesempatan itu Santoso mengungkapkan data tentang penyalahguna narkotika di wilayah Jawa Tengah dari tahun 2008 hingga 2011 yang cenderung meningkat. Tahun 2008 sebanyak 430.766 orang, tahun 2009 sebanyak 493.533 dan tahun 2011 sebanyak 521.531 orang. Di wilayah Jawa Tengah, modus operandi yang sering digunakan untuk mengedarkan narkoba yakni dengan paket melalui bus dan travel dari Jakarta, dibawa sendiri oleh kurir, bahkan pemesanan lewat HP kemudian pembayaran melalui ATM.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
PENANDATANGANAN MoU DAN KULIAH UMUM FAKULTAS HUKUM UM MAGALENG |
|
Kerjasama yang dilakukan oleh Fakultas Hukum UM Magelang dengan beberapa instansi baik di wilayah Kota maupun Kabupaten Magelang dituangkan dalam satu bentuk kerjasama Penandatanganan MoU hari Rabu, 25 Januari 2012 di Auditorium UM Magelang Kampus 1. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah Kota dan Kabupaten Magelang serta 50 Kepala SMA dan SMK di Kota dan Kabupaten Magelang.
Menurut Dekan Fakultas Hukum UM Magelang, Agna Susila SH M.Hum, dalam acara tersebut ditandatangani sembilan MoU yakni antara FH UM Magelang dengan Polres Magelang Kota, Polres Kabupaten Magelang, Pengadilan Negeri Mungkid, Pengadilan Negeri Magelang, Kejaksaan Negeri Mungkid, Kejaksaan Negeri Magelang, DPRD Kota Magelang, Apindo, serta LSM Percik Salatiga. Adapun bentuk kerjasama yang dilakukan dengan instansi-instansi tersebut adalah dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan penyuluhan hukum.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
MAJELIS TARJIH TEMPA KADER ULAMA DI UM MAGELANG |
 Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menyelenggarakan Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Nasional, pada hari Jum’at s.d. Senin, 20 s.d. 23 Januari 2012. Pelatihan diadakan di Rektorat Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Magelang. Drs. Muhammad Mas’udi, M.Ag., selaku Ketua Panitia, menyampaikan sekitar 70 kader ulama dari seluruh wilayah Indonesia akan ambil bagian menjadi peserta dalam Pelatihan ini yang berasal dari unsur Majelis Tarjih dan Tajdid PWM se-Indonesia, beberapa organisasi otonom tingkat Pusat dan tuan rumah UM Magelang serta Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kabupaten dan Kota Magelang.
 Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, lanjut Mas’udi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UM Magelang yang telah berkenan bekerjasama dan menjadi tuan rumah. Diharapkan nantinya PTM yang lain dapat bekerjasama dengan Majelis Tarjih di tingkat Wilayah untuk menyelenggarakan kegiatan yang sama. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 8 dari 84 |